KUTAI TIMUR – Pelaksanaan PTMT ” Pembelajaran Tatap Muka Terbatas” Di Kab. Kutai Timur sudah berjalan beberapa waktu. antusias siswa dalam menjalani PTMT terlihat. Meski pertemuan belajar dilakukan secara terbatas, namun ini betul-betul dijalani dengan baik oleh para siswa.

Penerapamn Protokol kesehatan juga ditekankan selama pelaksanaan PTMT. Semua siswa dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK sederajad di pastikan mematuhi prokes yang berlaku guna mencegah terjadinya penularan Covid19 dilingkungan sekolah.

Kutai Timur sebagai salah satu wilayah yang melaksanakan PTMT bahkan seluruh Kecamatan yang ada di Kutim. Hingga saat ini belum ada keluhan terkonfirmasi positif covid-19 atau klaster sekolah.

Dibeberkan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim Syahrir melalui Kepala Bidang SMP Muhammad Ilham menyampaikan jika saat ini pihaknya tengah mendapatkan banyak permintaan dari orang tua siswa yang menginginkan PTMT digelar 100 persen.

“Sejak awal dibuka Alhamdulillah sudah 100 persen, atau semua sudah menerapkan PTMT. Artinya ini kabar baik, bahkan hingga kini yang patut kita syukuri adalah, belum ada kasus serius sama sekali. Akan tetapi permintaan orang tua siswa kepada kami ini yang serius untuk melaksanakan PTMT secara 100 persen,” kata Ilham, Selasa (16/11/2021).

Ilham juga menerangkan jika memang saat ini menurut peraturan yang diberikan kepada sekolah yang menerapkan PTMT, tatap muka hanya boleh berlangsung selama dua hari dalam satu pekan dengan kurikulum darurat.

Ilham mengatakan jika pihaknya masih tidak memberikan izin, mengingat Kutim sendiri masih dalam status PPKM level-2 yang mana hanya memperbolehkan kegiatan keramaian maksimal 50 persen.

“Bahkan level-1 saja hanya boleh 75 persen. Tentunya kita akan terus berpacu pada aturan pak Bupati, tidak mungkin kita buka 100 persen sedangkan Bupati bilang tidak boleh. Meski orang tua siswa terus mendesak.

Butuh waktu dalam menerapkan skenario PTMT 100 % itu bisa dilaksanakan. Dengan menjamin para guru dan siswa yang belajar di sekolah dipastikan terbebas dari COVID-19. Melalui serangkaian protokoler dan tes.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here